Please Wait!
Generated Secure link using MD5


Situs Terbaik Penyedia Chart Saham Gratis

Dimanakah situs terbaik untuk membaca dan membuat analisa pergerakan grafik saham? Kemampuan membaca dan menganalisis grafik atau chart saham merupakan salah satu keunggulan yang tidak dapat diabaikan jika Anda ingin terjun ke dunia pasar modal. Analisa grafik atau biasa disebut sebagai Analisa Teknikal memegang peranan penting tidak hanya bagi trader saham, namun juga bagi investor saham jangka panjang. Dengan memahami analisa teknikal, minimal kita dapat mengetahui pergerakan trend harga saham, kondisi harga saham dalam fase overpriced / underprice, mengetahui kapan harus membeli di harga rendah atau memaksimalkan pendapatan dengan menjual di harga tinggi. Dengan begitu bermanfaatnya kemampuan menganalisis grafik saham, sering kita temukan penawaran software charting berbayar, maupun software gratis dengan batasan fitur. Bagi trader atau investor pemula, tentunya hal itu cukup memberatkan. Kabar baiknya, bahwa ada website / situs chart saham gratis yang sudah cukup mumpuni untuk membuat analisa chart saham.

Inilah kelebihan analisa saham menggunakan Chart website vs Chart Aplikasi / Software:

  1. Tidak memerlukan instalasi software yang dapat mengurangi kapasitas komputer.
  2. Bisa diakses di mana pun dengan perangkat apa pun yang terhubung ke internet
  3. Bisa membuka lebih dari satu chart dalam satu browser dan memudahkan dalam memantau berbagai chart saham dalam satu waktu.

Berikut pilihan situs / website terbaik untuk membaca chart saham gratis dan membuat analisa teknikal:

A. Investing - Indonesia (https://id.investing.com/)

Chart yang disajikan oleh situs investing.com terbilang cukup lengkap. Berikut ini beberapa fasilitas yang tersedia dalam Chart saham gratis yang disediakan investing.com:
  • Interval : 5 menit, 15 menit, 30 menit, 45 menit, 1 jam, 2 jam, 4 jam, 5 jam, 1 hari, 1 minggu dan 1 bulan.
  • Chart Type : Bars, Candles, Hollow Candles, Heikin Ashi, Line, Area, Baseline, Renko, Line Break, Kagi, Point & Figure
  • 78 Types of Indicator
  • Chart Comparation
  • Chart Auto Notification
  • Snapshot
  • Multy Frame Viewer
  • Save & Load Chart Layout
  • Chart Drawing Tools & Setup
  • Zoom In/Out
Dengan Sekian banyak kelengkapan fitur yang disuguhkan secara gratis, i-bisnis merekomendasikan situs ini sebagai website pengolah grafik saham terbaik hingga saat ini. Sayangnya untuk menampilkan workframe grafik tersebut tidak dapat dilakukan dalam sekali klik.

Inilah tahapan cara membuka workframe lengkap grafik saham investing.com:

1. Silahkan membuka situs investing.com. Kemudian pada kolom pencarian ketikan kode emiten saham / nama perusahaan yang ingin di cari hingga muncul menu drop down berisi pilihan keyword yang sesuai. Klik pada kode saham yang dimaksud (perhatikan jenis instrumen pada tulisan berwarna abu-abu agar tidak salah memilih.


2. Selanjutnya Anda akan dibawa pada halaman berisi segala sesuatu mulai dari informasi umum, grafik, Berita, laporan finansial, analisa teknikal otomatis, hingga forum publik yang terfokus khusus mengenai emiten saham tersebut. Untuk membuka chart lengkap, Anda dapat memilih menu Grafik lalu pilih Grafik Streaming (poin No. 1. Setelah itu Anda akan disuguhi sebuah mini-chart sederhana. Untuk melanjutkan membuka versi Full Frame, Anda dapat klik pada tobol bergambar empat panah keluar (poin No. 2).

3. Kini Anda sudah siap membuat pengaturan tipe grafik, menambahkan indikator-indikator favorit, dan dapat memanfaatkan fitur Draw untuk membuat garis-garis untuk memulai analisa grafik tersebut.

Note: Agar Anda tidak kehilangan setup grafik yang Anda buat, Anda bisa menyimpannya dengan klik pada tombol save (simbol awan dengan panah hitam ke atas). Namun untuk menggunakan fitur ini, Anda harus memiliki akun pada Investing.com dengan mendaftarkan email Anda tanpa dikenai biaya berlangganan.

B. Yahoo Finance (https://finance.yahoo.com/)

Chart saham gratis berikutnya merupakan chart yang pertama kali i-bisnis gunakan ketika mulai mempelajari analisa teknikal. Chart saham gratis dari Yahoo ini merupakan Chart yang cukup sederhana namun juga cukup lengkap serta menyajikan beberapa alat dan indikator yang sedikit berbeda dibanding situs lainnya. Secara tampilan, Chart saham pada Yahoo Finance tergolong mudah untuk dipahami, hal ini akan sangat membantu Anda yang baru mulai mempelajari Analisa Teknikal saham. 

Perlu diketahui, bahwa Yahoo Finance merupakan chart Global, sehingga untuk mencari kode saham-saham di Indonesia, Anda perlu menuliskannya <Kode Saham><titik>JK (contoh: ICBP.JK) dan untuk mencari chart Indeks menggunakan <^><Kode Indeks> (Contoh: ^JKSE untuk indeks IHSG, ^JKLQ45 untuk indeks LQ45).

Untuk mulai menggunakan Chart saham gratis dari Yahoo Finance, Anda dapat mengikuti tahapan berikut:

1. Pertama kita buka terlebih dahulu website Yahoo Finance. Lalu ketikan perlahan kode emiten yang ingin Anda cari hingga Yahoo memunculkan beberapa pilihan keyword, pilih yang memiliki keyword paling sesuai seperti pada aturan sebelumnya.

2. Pada halaman berikutnya Anda akan menemukan sebuah grafik kecil yang menampilkan kondisi pergerakan pada hari tersebut atau pada penutupan pasar terakhir. Langkah selanjutnya Anda hanya perlu menekan tombol Full Screen untuk langsung masuk pada Full Frame Chart.

3. Kini Anda sudah siap untuk mulai membuat pengaturan chart dengan memilih tipe chart, menambahkan indikator favorit serta mulai membuat coretan dalam chart.

Untuk mempermudah, berikut ini sedikit penjelasan mengenai fitur yang tersedia pada Chart Yahoo Finance:

  • 111 macam Indikator teknikal
  • Comparasion untuk membandingkan pergerakan beberapa emiten atau indeks dalam satu tampilan chart
  • Show / Hide Event untuk memilih jika Anda ingin menyertakan Corporate Action dalam chart
  • Date Range 1D 5D 1M 3M 6M YTD 1Y 2Y 5Y MAX untuk membuat batasan rentang waktu yang ingin ditampilkan pada chart
  • Interval / Time Frame merupakan pilihan untuk menampilkan rentang waktu dalam setiap Bar. Pada Yahoo Finance Anda dapat menemukan pilihan Interval 1 menit, 2 menit, 5 menit, 15 menit, 30 menit, 1 Jam, 4 Jam, 1 harian, 1 mingguan, 1 bulanan hingga interval 1 tahunan.
  • Chart Type dalam Yahoo Finance hanya memiliki 6 tipe grafik yaitu Line, Area, Candle, Hollow Candle, Bar, dan Colored Bar.
  • Draw Mode, dengan mengaktifkan fitur ini, Anda bisa menambahkan coretan dalam berbagai tipe garis, Simbol, Text, Fibonaci, dsb.
  • Serta menu pengaturan tambahan untuk menentukan skala grafik, Background, dsb.
  • Tombol Share untuk membagikan grafik Anda, dan tombol Reset untuk menghapus semua pengaturan dan mengembalikan pada tampilan awal grafik
Hal yang menarik adalah, Anda tidak perlu melakukan pendaftaran untuk menyimpan pengaturan chart yang sudah Anda buat. Pengaturan tersebut akan tersimpan dalam cache browser milik Anda. Setiap kali Anda membuka chart lain dalam Tab baru, Anda akan langsung melihat tampilan dari pengaturan yang terakhir Anda buat.

Kelemahan dari Chart Yahoo Finance adalah grafik yang ditampilkan akan mengalami delay 15 menit dari waktu sesungguhnya. Oleh sebab itu, penggunaan chart pada Yahoo Finance tidak cocok digunakan untuk micro trader atau scalper.

Dua situs chart saham gratis tersebut sudah cukup mumpuni bagi Anda yang ingin mempraktikkan ilmu analisa teknikal tanpa harus mengeluarkan biaya apa pun.  Selamat bereksperimen dan berlatih dengan ilmu analisa teknikal untuk memperoleh pendapatan dari saham secara lebih maksimal.


Orang yang memiliki sasaran, sukses karena mereka tahu ke mana akan pergi.” – Earl Nightingale


Well done! you have successfully gained access to Decrypted Link.

Keuntungan dan Kelebihan Antara Investasi Saham Vs Properti

No

SAHAM

PROPERTI

1

Capital Gain


Capital Gain Saham didapat dari peningkatan nilai / harga saham tersebut di pasar saham. Nilai Capital Gain saham cukup beragam dan sulit diprediksi.

Ada beberapa saham yang nilainya tetap, ada pula yang mengalami pertumbuhan hingga puluhan persen dalam waktu sangat singkat, atau tahunan.

Jika Anda cukup cermat, Anda bahkan bisa memperoleh keuntungan dari capital gain saham hingga ratusan persen dalam waktu beberapa bulan saja.

Capital Gain


Begitu pula dengan Rumah / Properti yang setiap tahunnya memiliki peningkatan harga jual.

Peningkatan harga jual properti diproyeksikan rata-rata antara 5% - 10% per tahun.

Pertumbuhan ini dirasa masih cukup minim jika dibandingkan dengan besarnya inflasi yang masih di angka 4% - 8%.

Pertumbuhan nilai Rumah memang tidak sebesar saham, namun Capital Gain properti lebih stabil dan tanpa resiko.

2

Dividen


Salah satu penghasilan pasif yang bisa diperoleh dari investasi saham adalah melalui pembagian keuntungan perusahaan sesuai dengan jumlah kepemilikan saham yang disebut sebagai Dividen.

Pembagian keuntungan ini disebut sebagai Dividen. Dividen yang dibagikan oleh perusahaan tidak selalu sama secara nilai ataupun persentasenya (Dividend Yield).

Dividen yang dibagikan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan ditentukan pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham.

Kontrakan


Dengan berinvestasi Rumah / Properti, Anda pun bisa memiliki penghasilan pasif dengan cara menyewakan rumah yang Anda miliki tersebut.

Secara umum biaya sewa rumah memiliki perbandingan antara 4% - 5% dari harga rumah sebenarnya.

Tentunya sebelum mempercayakan rumah Anda kepada penyewa, Anda harus berhati-hati dan menelusuri latar belakang penyewa agar terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan.

3

Modal Ringan


Kelebihan ketiga dari investasi saham adalah harganya yang saat ini sudah sangat terjangkau oleh semua kalangan.

Dengan peraturan baru dari pemerintah yang menurunkan jumlah lembar saham minimum setiap lot dari 500 lembar/lot menjadi hanya 100 lembar/lot sungguh meringankan para investor pemula.

Sebagai contoh jika Anda ingin membeli saham PT Sri Rejeki Isman (SRIL) seharga Rp. 336,- (13/08/18) maka untuk membeli satu lot sahamnya Anda memerlukan modal hanya Rp. 33.600,-.

Dapat Direnovasi


Keuntungan lain dari investasi properti adalah Anda bisa meningkatkan harga jualnya secara lebih signifikan dengan cara merenovasi atau membuat tambahan bagian bangunan baru agar rumah Anda terlihat lebih baik dan lebih nyaman.

Beberapa developer memanfaatkan cara ini untuk memperoleh keuntungan lebih cepat dibanding mencari keuntungan dari capital gain.

Tetapi tentu saja untuk melakukan renovasi rumah diperlukan biaya tambahan yang dapat dibilang tidak murah.

Kekurangan dan Resiko Antara Investasi Saham Vs Investasi Properti
No

SAHAM

PROPERTI

1

Capital Loss


Berbalik dengan Capital Gain, Capital Loss merupakan kerugian yang timbul akibat harga saham yang menurun.

Sifat pasar saham yang fluktuatif memang dapat menjadi pedang bermata dua yang bisa menguntungkan juga dapat merugikan jika kita tidak memahami bagaimana memilih saham yang memiliki fundamental kuat.

Memilih saham dengan fundamental kuat sebenarnya bukan hal yang sulit namun memerlukan kesabaran untuk mencari data dan menganalisa.

Namun hal ini akan memberikan dampak jangka panjang yang sangat bermanfaat bagi Anda dikemudian hari.

Perbaikan Rumah


Seiring dengan berjalannya waktu, maka rumah Anda pun akan mengalami penurunan kualitas bahan bangunan meskipun hal ini akan terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

Apalagi jika penyewa rumah Anda bukan orang yang peduli terhadap lingkungan dan kondisi rumah.

Bisa jadi Anda akan mengeluarkan biaya cukup besar untuk melakukan pengecatan ulang, menambal lubang-lubang pada tembok bekas paku, atau kebocoran yang mungkin terjadi akibat kecerobohan penyewa.
2

Tidak Terkendali


Meskipun sebagai pemilik saham Anda juga memiliki sebagian dari perusahaan tersebut, namun hal itu tidak serta merta menjadikan Anda sebagai direksi atau pengambil keputusan.

Untuk dapat menjadi bagian dari direksi perusahaan atau menjadi salah satu pengambil keputusan, Anda harus memiliki jumlah saham dominan pada perusahaan tersebut.

Selain dari keputusan direksi, ancaman pada perusahaan juga dapat berasal dari faktor eksternal seperti kondisi perekonomian nasional & global, perilaku konsumen, maupun kondisi hubungan dengan perusahaan relasi lainnya.

Modal Besar


Harga properti seperti rumah, ruko, atau pun apartemen masih terbilang cukup mahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Ditambah dengan biaya administrasi seperti perijinan, biaya advokat, dll.

Hal itu berarti jika Anda ingin berinvestasi pada properti, Anda harus merogoh kocek cukup dalam dan cukup yakin dengan potensi bangunan tersebut dimasa mendatang.

Kondisi ini sering menjadi penghambat terbesar yang ditemui pemula yang ingin memulai berinvestasi pada properti.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel